4 Mei 2013
Sampang (beritajatim.com) - Di hadapan Bupati Fanan hasib dengan di dampinggi beberapa pejabat serta para anggota LSM Madura development wach (MDW).
Malik
Amrullah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(dinsosnakertrans), saat audensi di pendopo Sampang mengakui bantuan
beras rakyat miskin (raskin) di Sampang tidak hanya terjadi pengurangan
berat, namun kwalitasnya sanggat buruk.
"Raskin yang hilang
persaknya lebih dua kilo, Jadi intinya raskin ini bukan tidak hanya
berkurang akan tetapi kwalitasnya juga jelek."ucap Malik di Hadapan
Fanan hasib Jum'at (3/5/2013).
Pantauan beritajatim.com acara
audensi yang di lakukan oleh MDW ini, tak hanya menyoroti tentang
persoalan raskin saja, namun beberapa masalah, seperti pungli BSM,
masalah BUMD serta beberapa program pemerintah yang bermasalah di gelar
MDW pada agenda audensi tersebut.
Usai melakukan audensi Tamsul
ketua LSM MDW mengatakan seiring dengan pemerintahan yang baru pihaknya
sebagai lembaga kemsyarakatan hanya ingin memberikan informasi kepada
Bupati terpilih bisa menindak lanjuti persoalan-persoalan yang berdampak
langsung kepada masyarakat.
Selain itu acara audensi ini juga
menginformasikan kepada pemerintah agar mengetahui secara pasti adanya
beberapa penyelewengan program oleh oknum yang tidak bertangung jawab.
"Kami
memang jauh di mata, tapi kami akan terus memantau. Program-program
yang masih bermasalah di kabupaten Sampang ini," Pungkasnya.[sar/ted]
Reporter :
Zamachsari
http://m.beritajatim.com/detailnews.php/6/Politik&Pemerintahan/2013-05-04/170199/Kadinsos_Sampang_Akui_Raskin_Berkurang_dan_Buruk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar