Sabtu, 18 Mei 2013

Belum Ada Kepastian Bulog Dapat Kuota Impor Daging Sapi

18 Mei 2013

JAKARTA_BARAKINDO- Jumat (17/5/2013) kemarin, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar rapat bersama kementerian teknis membahas soal importasi daging sapi untuk stabilitas harga daging menjelang bulan puasa nati.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang dijadwalkan mengikuti rapat tersebut, menampik kabar bahwa rapat nanti sekaligus membahas peranan Perum Bulog dalam importasi itu. Dari kabar yang beredar, BUMN yang ditunjuk menjadi Badan Stabilitas Pangan itu akan mendapat kuota khusus impor daging sapi beku sebanyak 5.000 ton.
"Belum pasti Bulog dapat kuota. Kita akan proses dulu. Setahu saya, belum ditentukan kuotanya," kata Gita di kantornya, Jumat (17/5/2013).
Salah satu pertimbangan Bulog belum tentu mendapat jatah khusus, lantaran BUMN itu belum pernah mengimpor daging sebelumnya. Gita memerintahkan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri untuk memastikan kesiapan perusahaan pelat merah itu terjun dalam bisnis daging sapi. "Mereka kan belum pernah impor daging. Itu yang akan kita pelajari dulu, apakah mereka memiliki kualifikasi teknis atau tidak," ujarnya.
Gita juga menyesalkan Bulog yang kerap menyatakan siap mengimpor daging, namun belum mengusulkan kebutuhan konkret ke Kemendag. "Makanya kita pelajari dulu dong. Ini kan, Bulog ngomong dulu ke media, sementara kita belum menerima proposal secara spesifik dari mereka," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, bahwa kuota impor daging sapi yang diperoleh Perum Bulog di luar kuota impor daging sapi yang telah ditetapkan, yakni sekitar 10 persen dari kuota yang ditetapkan.
Menurut Sutarto, dalam waktu dekat akan dikeluarkan izin dari Kementerian Perdagangan. Bulog berharap, bulan Juni nanti penugasan sudah didapatkan, sehingga tidak mengganggu supply menjelang Lebaran. "Kuotanya masih dihitung oleh Kemendag. Pokoknya di luar kuota yang telah ada," ungkapnya.
Saat ini, harga daging di pasaran melonjak tinggi hingga mencapai Rp. 90.000,- sampai Rp.100.000,- per kilogram. Hal ini tentunya akan semakin memberatkan masyarakat, terutama memasuki bulan puasa dan hari raya Lebaran. (Redaksi)*

http://beritabarak.blogspot.com/2013/05/belum-ada-kepastian-bulog-dapat-kuota.html 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar