GUNA memuluskan
rencana busuknya menyalurkan raskin tidak laik konsumsi untuk masyarakat
Lampura, Bulok Subdrive II Kotabumi, bahkan berusaha menyogok wartawan
Trans Lampung. Wartawan Trans Lampung, Mirza menjelaskan, hal
itu terungkap saat Kasi Pelayanan Publik BULOG Sub Divre II Kotabumi,
Dedi hendak menyerahkan sejumlah uang kepada dirinya. Agar temuan
lolosnya beras raskin tidak laik konsumsi yang beredar di Lampura, tidak
mencuat ke permukaan.
Mirza mengaku, pihak BULOG
Kotabumi yang memberikan pernyataan plin-plan saja, sudah membuatnya
miris. Kok malah Dedi yang mewakili BULOG Kotabumi, hendak memberinya
sejumlah uang, agar tidak memberitakan temuan beras tidak laik konsumsi
yang ada di gudang BULOG Lampura. ”Ini ada sedikit uang, sebagai tanda
persahabatan. Kalau masalah berita dan kantor silakan atur saja,” jelas
Mirza mengutip perkataan Dedi seraya menyerahkan amplop.
Namun
sesuai dengan kode etik, wartawan tidak perkenankan menerima imbalan
dengan alasan apapun. Mirza yang kebetulan melakukan peliputan dan
mewawancarai langsung pihak BULOG Kotabumi, dengan tegas menolaknya.
”Kami wartawan Trans Lampung, dari Radar Lampung Grup tidak bisa
menerima sogokan seperti ini,” tegas Mirza. (fam/ayp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar