Kamis, 02 Mei 2013

Jatah Raskin warga Kulonprogo disunat

2 Mei 2013

Sindonews.com – Tim raskin kabupaten menemukan distribusi yang tidak sesuai ketentuan. Di beberapa titik distribusi, tim menemukan raskin yang dibagikan hanya 14,6 -14,8 kilogram atau di bawah ketentuan 15 kg. temuan itu terjadi pada distribusi April untuk jatah Bulan Maret.

Temuan ini disampaikan Kabid Sosial, Dinsosnakertrans Kulonprogo Arief Prastowo dalam Rakor Evaluasi Distribusi raskin bulan Maret dan persiapan distribusi raskin April 2013, di Gedung PMI Kulonprogo, Kamis (2/5/2013). Rapat diikuti Tim raskin Pemda DIY, Bulog, serta tim raskin Kabupaten dan kecamatan.

Dia mengatakan, selain jumlah yang tidak sesuai terjadi keterlambatan distribusi di wilayah utara. Keterlambatan terjadi karena medan yang cukup berat. Akibatnya, raskin harus diangkut dua kali.

“Kemungkinan timbangannya tidak tepat. Ini harus diantisipasi,” kata Arief, Kamis.

Arief meminta, warga yang dapat mengakses titik distribusi agar mengambilnya langsung ke titik tersebut. Dengen demikian, distribusi dapat berjalan lancar dan lebih cepat sampai sasaran.

“Bisa mencontoh yang sudah berjalan di Desa Salamrejo, Sentolo,” katanya.

Menyikapi berkurangnya timbangan raskin, Waluyo, dari Bulog Divisi Regional DIY mengatakan, jumlah beras yang disediakan Bulog untuk raskin sangat banyak.

Meski begitu dia memastikan Bulog selalu menimbang secara digital setiap beras yang masuk. karena itu, jika ditemukan kekurangan agar segera dikonfirmasi.

“Prosedurnya tetap, sebelum beras masuk ditimbang secara digital. Jadi kalau ternyata ditemukan ada yang kurang, langsung konfirmasi ke petugas agar bisa ditelusuri dari gudang mana. Bulog sendiri punya empat gudang, tinggal ditelusuri,” katanya.

Sodik
(ysw)
http://daerah.sindonews.com/read/2013/05/02/22/744340/jatah-raskin-warga-kulonprogo-disunat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar